Arsip Blog

Kamis, 18 Juli 2013

Petani didesa wilayah Kecamatan Kauman gelar semprot masal

Petani dan aparat siap penyemprotan
Hama wereng coklat mulai menyerang beberapa hektar lahan pertanian didesa wilayah Kecamatan Kauman,mulai menyerang tanaman  padi umur 10 hst sampai umur 80 hst,akibatnya banyak tanaman padi yang rusak,kalau dibiarkan akan mengancam gagal panen.
Beberapa upaya telah dilakukan diantaranya kelompok tani  mengajukan bantuan insektisida ke Diperta Tulungagung untuk mengendalikan serangan hama wereng.
Adapun Bantuan Insektisida dari Diperta Tulungagung berupa Amabas,Marshal,Gerbera,Fosindo,Klopindo,Tamabas.
PHP Kecamatan Kauman menghimbau kepada petani dalam pengendalian hama wereng menggunakan insektisida bahan aktif BPMC,Konsentrasi larutan sesuai anjuran,Interval penyemprotan 4 hari sekali,dan Petani diharapkan jangan mengandalkan bantuan dari pemerintah saja,diharapkan petani mampu berswadaya.
Penyemprotan daerah terserang wereng
Kali ini penyemprotan Insektisida secara masal dilakukan oleh petani se Kecamatan kauman dan didamping PPL,PHP,Mantri Tani dan BABINSA.Kegiatan ini dilakukan untuk mengamankan program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN),Swasembada Pangan Berkelanjutan.

Minggu, 21 April 2013

SRI Bersama PIP di Desa Jatimulyo


Petugas menjelaskan Program SRI

Pada tanggal 11 April 2013 sekitar pukul 09.00 anggota kelompok tani Karya Mulya berkumpul dirumah ketua kelompok tani Karya Mulya Desa Jatimulyo,Kec. Kauman.Mereka mau menerima bantuan program SRI dan PIP (Pengelolaan Irigasi Partisipatif).Teknologi SRI merupakan program yang diharapkan mampu meningkatkan produksi padi di Kecamatan Kauman.
Budidaya padi SRI merupakan sistim tanam bibit muda (umur kurang 15 hari) setelah semai,diharapkan anakan banyak,sehingga hasil malai yang dihasilkan banyak.(Tutur PPL).
Kehadiran SRI didukung oleh semua petani pada pertemuan saat itu.Ketua kelompok tani Karya Mulya"Erwin Gutama menuturkan dari program ini setiap 1 ha sawah mendapat bantuan benih sebanyak 15 kg,pupuk organik 14 zak dan handtraktor.
Petani asik mendengarkan penjelasan petugas
Program SRI dibarengi datangnya program PIP (Pengelolaan Irigasi Partisipatif) yaitu bantuan perbaikan
saluran irigasi  dengan dana dari pemerintah dan partisipasi swadaya masyarakat.Hal ini diungkapkan oleh mantri tani,rencana program PIP panjang 835 m,lebar dasar 50cm,lebar miring 60 cm,menelan biaya Rp 98.000.000 bantuan pemerintan Rp 60.000.000,swadaya Rp 38.000.000.
Penerimaan benih secara simbolis
Yanuar Arifin Penyuluh Pertanian Desa Jatimulyo mengungkapkan Program ini akan dikawal sampai berhasil.Anggota kelompok tani diharapkan melaksanakan budidaya SRI sesuai aturan.

Selasa, 19 Februari 2013

Laporan Pertanggung Jawaban Tahunan Program PUAP,Tutup buku tahun 2012-GAPOKTAN NGUDI KARYO Desa Kauman Kec. Kauman.

Tepatnya hari selasa pahing tanggal 12 Pebruari 2103 bertempat di rumah Ketua Gapoktan,Sunardi,Gapoktan Ngudi karyo melaksanakan laporan pertanggung jawaban keuangan program PUAP tutup buku tahun 2012.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pembina Program PUAP (Kabid SDM Diperta,PMT,Koordinator PPL Kauman,Mantri tani,Kades Desa Kauman)
Pembina sedang memberikan pengarahan

Adapun tujuan dari rapat anggota tahunan yaitu:

  1. Evaluasi pelaksanaan kerja tahun 2012
  2. Pengesahan RK/Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja tahun 2012
  3. Pengesahan laporan pengurus
Hal ini diungkapkan Ir Suprapti (Kabid SDM Diperta) Program PUAP didampingi oleh pembina selama 7 tahun,setelah itu diharapkan Gapoktan berjalan secara mandiri.
Untuk meningkatkan modal,diharapkan setiap anggota menambah simpanan wajib setiap bulan minimal Rp 5000,-,selain itu segera membentuk LKM dan menambah kegiatan usahanya (kata Badrun PMT).
Peserta sedang melakukan diskusi
Dampak dana PUAP telah membantu penambahan modal bagi petani,peternak,petani penjual hasil pertanian.
Dana PUAP diterima Gapoktan Ngudi karyo pada tahun 2010 dengan jumlah dana Rp 100.000.000 ,-,sampai akhir tahun 2012 ini berkembang menjadi Rp 120.522.000,-
Semoga dengan datangnya Program PUAP ke Gapoktan bisa membantu kepada petani yang kurang mampu dan masih produktif (Jelas Koordinator PPL Kauman). 











PPL  WIBI KAUMAN  II   : SUTJI HARMI,SP.

Kamis, 20 Desember 2012

GERAKAN PEREMPUAN TANAM DAN PELIHARA POHON (GPTPP)


Pada hari jum'at tanggal 14 Desember 2012 dilaksanakan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTPP), masyarakat desa Bolorejo,Karyawan Karyawati Kecamatan Kauman bersama-sama Tim Penyuluh BPP Kecamatan Kauman melaksanakan kegiatan penanaman 1 Millyar pohon diwilayah lereng gunung Bolo.

Adapun jenis tanaman :

  • Matoa 100 pohon
  • Rambutan 100 pohon
  • Jabon 300 pohon
  • Suren 100 pohon
  • Durian 100 pohon
  • Sengon 100 pohon
  • Glodog 100 pohon
Tujuan penanaman
  • Penanggulangan pemanasan global
  • Penanggulangan Erosi
  • Kelestarian lingkungan hidup
  • Peningkatan pendapatan



Sosilisasi Program PUAP di 5 Desa di wilayah BPP Kecamatan Kauman

Tim penyuluh teknis program PUAP Kecamatan Kauman (PPL,Mantri tani,PMT,Tim Teknis PUAP Kabupaten)mengadakan sosialiasi program PUAP di 5 desa penerima PUAP (Jatimulyo,Karanganom,Banaran,Balerejo,Kates).Masing-masing Gapoktan mendapatkan bantuan modal Maksimal 100 juta rupiah.

 Tujuan Sosialisasi
  • Semua masyarakat tani desa mengetahui program PUAP.
  • Dana BLM-PUAP tepat sasaran yaitu petani produktif kurang mampu sesuai RUB.
  • Pengurus menyusun AD,ART sesuai musyawarah,buku pendukung keuangan dan non keuangan.
  • Setiap peminjam mendapatkan pinjaman dana PUAP maksimal 1 juta rupiah
  • Pencairan dana PUAP di masing-masing Gapoktan dilakukan 2 tahap.

Selasa, 04 Desember 2012

Musyawarah Pengurus Gapoktan Penerima PUAP Thn 2012 dan Pengurus Penerima Thn 2011

Pelaksanaan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan  ( PUAP) thn 2012 mengacu kepada pola dasar yang ditetapkan dalam Permentan  Nomor :04/Permentan/OT.140/2/2012 tentang Pedoman Umum Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) untuk meningkatkann keberhasilan penyaluran dana BLM-PUAP kepada gapoktan dalam pengembangan usaha produktif petani dalam mendukung   4 (empat) sukses kementrian pertanian yaitu :

  1. Swasembada dan Swasembada berkelanjutan
  2. Diversifuikasi Pangan
  3. Nilai tambah daya saing dan ekspor
  4. Peningkatan kesejahteraan petani
Tujuan Musyawarah
  • Menyamakan persepsi tentang program PUAP
  • Kepada Gapoktan penerima PUAP thn 2012 langsung membentuk LKMA (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) 
Program PUAP ini diharapkan disosialisasikan kepada anggota  kelompok tani.
Pengurus Gapoktan dan pihak terkait musyawarah tentang AD/ART,Administrasi baik keuangan maupun non keuangan (Kata PMT Bpk FAJAR LAKSONO)

Realisasi berdasarkan RUB yang telah diusulkan ke Kementrian ,kalau tidak sesuai dengan RUB dibuatkan berita acara

Setiap akhir tahun diharapkan mengadakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) paling akhior tanggal 15 Maret pada tahun berikutnya.
Laporan perkembangan keuangan setiap bulan (Kata Tim Teknis PUAP Kab. Bpk Ir EDI PURWO S)

Mudah -mudahan dengan program PUAP ini dapat memebantu penambahan modal usaha tani para petani. 


Minggu, 18 November 2012

KWT Bromo desa Kauman Kec Kauman mengadakan pertemuan rutin setiap bulan salah satu kegiatan yang pernah dilakukan adalah membuat susu kedelai

Bahan :
  • Kedelai
  • Air Bersih untuk mencuci
  • Essen Perasa
Cara membuat Sari Susu Kedelai  :
1.     Kedelai dicuci sampai bersih, lalu direndam selama satu malam atau delapan jam dalam air panas. Air rendaman dibuang dan kedelai dicuci lalu tiriskan.
  1. Berikutnya kacang kedelai dihaluskan bersama air secukupnya menggunakan blender. Bubur encer disaring dengan kain kasa dan filtratnya merupakan susu kedelai mentah.
  2. Tambahkan air kira-kira 10 kali lipat dari susu kedelai mentah tadi dan aduk hingga campuran menjadi rata.
  3. Tambahkan gula pasir, daun pandan, garam pada air perasan tadi dan bubuhi sedikit perasa vanili atau moka atau sesuai selera.
  4. Masak sampai mendidih sambil diaduk-aduk menggunakan panci perebusan.
6.     Susu kedelai siap dihidangkan.

Pengawetan Susu Kedelai
·       Kalau mau awet boleh disimpan di kulkas atau
kalau senang minum hangat disimpan di dalam termos.

Pembuatan susu kedelai yang sangat mudah, sederhana dan enak rasanya dan bergizi tinggi.

POKTAN PUSPITA SARI DESA PUCANGAN BERSATU MEMERANGI PENYAKIT XANTHOMONAS


Tepatnya pada hari senin 12 Nopember 2012 pukul 07.30 ,petani,poktan,gapoktan di wilayah kec Kauman berkumpul disawah desa pucangan,yang berlokasi di sebelah barat Hotel Srabah Resort + 500 m jurusan waduk Wonorejo.
Petani berkumpul bersama petugas lingkup pertanian kecamatan Kauman (PPL,POPT,MANTRI TANI) dan DIPERTA  Kab Tulungagung mengadakan gerakan / penyemprotan penyakit Xanthomonas tanaman padi disawah desa Pucangan.
Bertepatan waktu itu penyerahan bantuan Fungisida Nordox 3 dus (30 bks), BAKTOZIN 1 dus oleh DIPERTA Kab Tulungagung.
Semoga bantuan ini bermanfaat.

Senin, 18 Juni 2012

LUMINTU SYIFA’ MENGOLAH SUSU PE

Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lumintu Syifa’ Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, mempunyai usaha pengolahan susu kambing cair menjadi susu kambing bubuk (powder). Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lumintu Syifa’ merupakan KUB hasil pembelajaran program FEATI BKPP Tulungagung, yang mana program tersebut dimulai tahun 2008 dengan proposal pembelajaran perkandangan kambing yang sehat, pembelajaran cara pembuatan pakan kering untuk kambing, pembelajaran kesehatan ternak, pembelajaran reproduksi ternak kambing, pembelajaran pemerahan susu kambing, dan pembelajaran pengolahan susu kambing cair menjadi susu kambing bubuk.
Dampak hasil pembelajaran program FEATI pada bulan November 2011, maka didirikanlah KUB Lumintu Syifa’ dan dibantu alat pengolahan susu kambing cair menjadi susu kambing bubuk oleh DISPERINDAG  Kabupaten Tulungagung. Harapannya, KUB Lumintu Syifa’ bisa menyejahterakan anggotanya dan masyarakat sekitar, dengan memaksimalkan tenaga yang berasal dari lingkungan sekitar. Diantaranya tenaga pengolah susu dan bagian pemasaran, serta mendorong agar masyarakat suka minum susu kambing, apalagi jika dalam kondisi tidak mau makan (orang yang sudah tua), misalnya baru mau minum susu kalau orang tersebut sudah tidak bisa makan yang lain (seperti, orang yang sedang sakit).
Ide pendirian KUB Lumintu Syifa’ untuk menampung produk susu dari peternak yang kelebihan produk. Karena keterbatasan masyarakat yang minum susu kambing cair terbatas, susu kambing cair hanya bertahan selama 6 jam, sehingga perlu tindakan agar tidak terbuang percuma. Disamping itu harga susu kambing diluar Kecamatan Kauman turun dari Rp 40.000,00 perliter turun sampai dengan Rp 13.000,00 perliter, itu saja tidak ada yang beli.
Kurangnya minat mengonsumsi susu kambing, salah satunya disebabkan karena anggapan susu kambing tidak boleh dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi. Mitos itu sejatinya tidaklah benar. Kandungan utama susu kambing yang terdiri dari kalium justru berfungsi menstabilkan tekanan darah, mengatur fungsi kerja jantung, dan menekan risiko terkena arteriosklerosis. Pernyataan itu dikuatkan penelitian terhadap lebih dari 40.000 pria Amerika yang mengonsumsi susu kambing selama 4 tahun. Kesimpulan riset menyatakan bahwa kelompok yang mengonsumsi lebih banyak kaliumnya, ternyata memiliki risiko terserang stroke lebih rendah.
Dengan segudang manfaat, susu kambing baik dikonsumsi semua umur. Susu kambing etawa sangat baik diminum bagi penderita asma, TBC, Bronkitis, infeksi paru-paru, keluhan/gejala kekurangan darah dan wanita haid. Selain itu susu etawa membantu menguatkan tulang, gigi dan baik bagi penderita rematik serta mencegah kerapuhan tulang, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh baik pria maupun wanita sehingga tetap semangat tidak mudah capek.
Sangat banyak manfaat susu satu ini juga untuk keluhan sakit perut/pencernaan tidak lancar dan asam lambung yang berlebihan, keluhan yang diakibatkan sakit kanker, keluhan sakit ginjal, seperti Nephbrotic Syndrom, infeksi Ginjal, asam urat tinggi. Belum lagi juga dapat memulihkan kondisi tubuh orang yang baru sembuh dari sakit, memperbaiki kondisi jaringan lemak sehingga dapat menghaluskan kulit, serta meningkatkan daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Meskipun aktivitas KUB Lumintu Syifa’ sudah berjalan, bukan berarti tidak menghadapi kendala, seperti untuk memperoleh syarat edar susu kambing sedang proses pengajuan BPOM dan label halal yang sampai sekarang belum didapat untuk menunjang pemasaran. Dengan begitu, ada harapan ada bantuan dari Disperindag yang akan membantu permasalahan yang dihadapi KUB Lumintu Syifa ini.


Oleh: Sutji Harmi

Kamis, 31 Mei 2012

MUSNAHKAN HAMA TIKUS
Tikus merupakan salah satu hama utama yang menyerang tanaman padi di daerah Tulungagung,khususnya di daerah kecamatan Kauman dan sekitarnya yang merupakan daerah endemis serangan tikus.tikus dapat menyebabkan turunnya potensi hasil panen yang begitu besar.Selain dari pada itu tikus juga dapat  menularkan penyakit kepada manusia,penyakit itu disebut LEPTOSPIROSIS.

Leptospirosis adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang biasa menyerang pada tikus,babi,kambing,dan beberapa hewan lainnya,Penyakit ini mudah menyebar pada daerah-daerah yang kurang terjaga kebersihannya,penularan penyakit ini bisa melalui urin atau air liur ataupun juga pada air,tanah,tanaman yang terkontaminasi dari urin atau air liur binatang yang sudah terjangkit.Adapun seseorang yang terkena penyakit ini akan mengalami pusing kepala,menggigil,demam tinggi bahkan bisa berujung pada kematian.

Mengingat besar nya dampak yang disebabkan oleh serangan tikus,dan pesatnya pekembang biakannya,maka perlu dilakukan suatu upaya untuk menekan pertumbuhan dan perkembang biakannya,seperti yang dilakukan para petani di kecamatan Kauman pada tanggal 30 mei 2012.Para petani  ini melakukan gropyokan dan pemasangan umpan secara bersama-sama.kegiatan ini menindak lanjuti dari pada kegiatan pengendalian hama tikus pada awal musim tanam.Dengan berakhirnya masa panen seperti saat ini,kegiatan tersebut akan lebih mudah,seperti yang disampaikan petugas POPT kecamatan Kauman:Satu pasang tikus apabila ketersediaan makananya tercukupi dalam satu tahun perkembang biakannya bisa mencapai 2000 ekor,inilah waktu yang tepat mengurangi populasinya,oleh karena itu harus dilakukan pengendalian secara terus menerus untuk menekan perkembangannya
Para petani dengan sigap membersihkan dan membongkar lubang-lubang pada pematang sawah yang disinyalir menjadi sarang tikus,selain itu mereka juga dengan telaten memasangkan umpan beracacun.

Rabu, 30 Mei 2012


LAHAN SEMPIT BUKAN MASALAH



Berkebun? Wow ‼ Tentu pekerjaan menyenangkan. Alangkah indahnya apabila halaman rumah kita hijau dan asri. Menghijaukan halaman bukan lagi monopoli tanaman hias, namun tanaman sayuran pun dapat menambah kecantikannya. Kebanggaan tersendiri apabila kegiatan bertanam sayuran dilakukan bukan hanya sekedar untuk mengisi waktu luang dan menyalurkan hobi, tetapi sudah dapat mencukupi kebutuhan dapur, bahkan dapat dijual secara komersial. 

Keterbatasan lahan yang dimiliki oleh sebagian penduduk menjadi penghambat dalam kegiatan ini, jadi perlu perencanaan yang matang untuk menata ruang di sekitar rumah kita.  Dalam hal ini diperlukan pengetahuan tentang bertani, pertamanan, berkebun di lahan sempit sebagai alternatif dalam memanfaatkan halaman dan lahan terbatas di sekitar rumah kita. 

Senin, 16 April 2012

Keberadaan TIK Sangat Dibutuhkan


Keberadaan Teknologi informasi dan komunikasi  bagi penyuluh turut mendukung kegiatan penyuluhan, dikarenakan menyediakan ragam materi yang layak dan memberi manfaat untuk disampaikan kepada petani. Disisi lain media ini juga bisa menjadi ajang bagi penyuluh untuk saling bertukar pengalaman dan informasi terkait dengan permasalahan  maupun keberhasilan usaha tani yang dialami petani binaan.
 Namun tak bisa dipungkiri secara kuantitas masih banyak  penyuluh yang belum memanfaatkan secara optimal keberadaan TIK bahkan tak sedikit dari mereka belum  mengetahui apa dan bagaimana TIK itu. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kenapa TIK saat ini belum terlalu memasyarakat . Salah satunya adalah 
  1. Minimnya SDM, sebagian besar masih belum memandang penting terkait akses internet, walaupun tak sedikit penyuluh yang memiliki handphone yang bisa mengakses internet namun pemanfaatannya tak jarang sekedar menelepon dan me sms saja.   Selain itu umur dan tingkat pendidikan  sangat mempengaruhi tingkat kekosmopolitan (penerimaan terhadap hal-hal baru)  dalam melakukan adopsi terhadap teknologi tersebut.